Dinas perhubungan membenahi jalur evakuasi erupsi Gunung Sinabung guna memastikan warga dapat menyelamatkan diri secara cepat saat terjadi peningkatan aktivitas vulkanik. Pembenahan meliputi pengaspalan ulang jalan berlubang, pembersihan material batuan, serta pemasangan petunjuk arah khusus yang dapat memantulkan cahaya pada malam hari. Ruas jalan khusus ini dirancang untuk menghubungkan desa-desa di sekitar lereng gunung langsung menuju pos penampungan pengungsi utama di kawasan safe zone. Kesiapan jalan evakuasi menjadi penentu keselamatan jiwa warga.
Petugas secara berkala melakukan simulasi penyelamatan warga dengan melintasi rute evakuasi menggunakan truk angkutan umum dan kendaraan operasional bencana. Langkah ini diambil untuk menguji ketahanan jalan serta mengukur durasi waktu yang dibutuhkan untuk memindahkan seluruh warga dari kawasan bahaya menuju tempat aman. Rambu peringatan bahaya dan penunjuk rute penyelamatan dipasang pada setiap persimpangan jalan desa agar warga tidak tersesat saat terjadi kondisi darurat erupsi. Kejelasan petunjuk jalan menyelamatkan warga dari ancaman abu.
Penyempurnaan kondisi jalur evakuasi ini juga melibatkan penertiban kendaraan warga yang sering parkir sembarangan di bahu jalan rawan bencana tersebut. Dinas perhubungan menempatkan personel untuk mengawasi ketertiban lalu lintas harian agar jalan utama selalu berada dalam kondisi bebas hambatan setiap saat. Kerjasama erat dibangun bersama relawan desa untuk memastikan tidak ada penumpukan material kayu atau sampah yang dapat merusak permukaan jalan evakuasi. Kedisiplinan bersama menjamin kesiapan sarana bencana.
Pemerintah daerah mengalokasikan dana pemeliharaan darurat untuk mengantisipasi kerusakan jalan akibat terpaan hujan abu asam atau banjir lahar dingin. Alat berat disiagakan di beberapa titik strategis sepanjang rute penyelamatan agar siap digunakan secara cepat jika terjadi tanah longsor yang menutup akses jalan. Masyarakat menyambut tenang kesiapan infrastruktur bencana ini karena memberikan rasa aman dalam menjalankan aktivitas pertanian harian di lereng gunung. Kesiapsiagaan infrastruktur mengurangi dampak bencana alam.
Perawatan rutin pada jalur evakuasi ini akan terus diprioritaskan oleh pemerintah demi menjamin keselamatan puluhan ribu jiwa warga yang tinggal di kawasan rawan bencana. Dinas perhubungan berkomitmen untuk selalu menjaga kelaikan rute penyelamatan dan meningkatkan sinergi bersama badan penanggulangan bencana daerah. Evaluasi berkala terhadap rute-rute baru terus dilakukan seiring perubahan peta kawasan rawan erupsi gunung api. Penanganan bencana yang terencana mewujudkan ketahanan masyarakat daerah.
